Sekilas pengelolaan sampah di Jepang

Berbagai negara maju telah berhasil mengubah cara pandang terhadap sampah kota.

Sampah diperlakukan sebagai sumber daya. Sampah yang tak terkelola akan menjadi masalah, namun disisi lain pengelolaan sampah yang baik bisa mendatangkan banyak manfaat. 

Sampah dipisah menjadi beberapa kategori. Waktu pengumpulan sampah berbeda di setiap kategorinya.

Kota Kitakyushu, Jepang, paham betul akan potensi sampah kota. Masyarakat diharuskan memilah sampah sesuai dengan jenisnya dan hanya boleh dibuang pada hari-hari tertentu. Hal ini bisa meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah sehingga mengurangi biaya pengelolaan sampah itu sendiri. 

Pemerintah membagi sampah kota menjadi 15 tipe. Empat tipe diantaranya diangkut secara berkala setiap minggu oleh kota, sedangkan sisanya dikumpulkan dibeberapa tempat tertentu di kota.  Sampah dapur diangkut dua kali seminggu sebagai bahan bakar di incinerator untuk menghasilkan listrik. Sedangkan sisa abu pembakaran dimanfaatkan untuk reklamasi atau ditimbun di TPA.

Dropbox sampah yang dapat di daur ulang

Kaleng, botol kaca, botol PET dan plastic kemasan diangkut seminggu sekali. Sampah jenis lain seperti kertas, karton, lampu, elektronik, peralatan dapur dll dikumpulkan ditempat-tempat pengumpulan yang tersebar di kota. Sampah jenis ini masuk ke pusat daur ulang. Produk dari daur ulang bisa berupa botol, produk baja, pallet, tisu toilet, pakaian, dasi dll.

Leave a Reply